Pendekatan Kolaboratif Terkait Pencegahan Politik Identitas Pada Pemilihan Kepala Daerah

Penulis

  • RESTU HASANUDIN Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN)
  • M. YUSUF SAMAD Universitas Hasanuddin image/svg+xml
  • HENY BATARA MAYA Universitas Indonesia image/svg+xml

DOI:

https://doi.org/10.55960/jlri.v11i2.430

Kata Kunci:

Kolaboratif, Politik Identitas, Pemilihan Kepala Daerah, Kendari

Abstrak

Indonesia akan melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada tahun 2024 mendatang termasuk Pilkada di wilayah Sulawesi Tenggara. Namun, kerawanan pilkada berupa politik identitas berpotensi terjadi karena rekam jejak sebelumnya pada tahun 2018 pernah terjadi di wilayah Sulawesi Tenggara khususnya di Kota Kendari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor pemicu politik identitas di Kota Kendari dan bagaimana mencegah adanya politik
identitas tersebut agar tidak terjadi pada pilkada selanjutnya. Metode yang dilakukan adalah metode kualitatif dengan sumber primer berasal dari wawancara sejumlah narasumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor pemicu politik identitas tersebut adalah faktor kesukuan atau dapat juga disebut dengan politik identitas etnik. Untuk mencegah hal tersebut, diperlukan upaya kolaboratif dari para pemangku kepentingan dalam menjalankan perannya masing-masing (penguatan dan/atau pemberdayaan), baik itu pemangku kepentingan kunci, utama dan maupun penunjang.

File Tambahan

Diterbitkan

2023-06-06

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Pendekatan Kolaboratif Terkait Pencegahan Politik Identitas Pada Pemilihan Kepala Daerah. (2023). Jurnal Lemhannas RI, 11(2), 93-104. https://doi.org/10.55960/jlri.v11i2.430

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama