GEOPOLITIK LAUT CINA SELATAN: STRATEGI DIPLOMASI INDONESIA DALAM MENJAGA STABILITAS POLITIK WILAYAH ASEAN

  • OGI NANDA RAKA ADE CANDRA NUGRAHA Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta
Keywords: Diplomasi, Geopolitik, Laut China Selatan

Abstract

Stabilitas Geopolitik Laut China Selatan terancam dari berbagai gangguan seperti klaim daerah
atau kawasan di Laut China Selatan oleh beberapa negara ASEAN maupun Non ASEAN. Penelitian ini
membahas bagaimana strategi Diplomasi Indonesia dalam menjaga stabilitas politik kawasan ASEAN,
khususnya Laut China Selatan dengan menganalisa pemahaman mengenai konflik Laut China Selatan
dan kekuatan Republik Rakyat Tiongkok di kawasan tersebut. Metode penelitian deskriptif analisis
dengan pendekatan kualitatif, dengan cara mengumpulkan data, mengolah dan menganalisa. Sumber
kepustakaan sebagai data primer. Ancaman Laut China Selatan ialah tindakan klaim wilayah secara
sepihak oleh beberapa negara dikarenakan geografi, jalur pelayaran yang strategis dan sumber daya
alam yang tekandung, hingga pihak Republik Rakyat Tiongkok melakukan unjuk diri dengan pernyataan
One Belt One Road dan meningkatkan kekuatan militernya dikawasan tersebut. Diselenggarakannya
Multilateral Naval Exercise Komodo sebagai Second Track Diplomacy setiap 2 tahun sekali dari tahun
2014 - 2022 mendatang diharapkan dapat meningkatkan stabilitas politik diwilayah masing masing
negara yang mengikuti kegiatan tersebut, khususnya negara ASEAN.

Published
2022-01-27
How to Cite
OGI NANDA RAKA ADE CANDRA NUGRAHA. (2022). GEOPOLITIK LAUT CINA SELATAN: STRATEGI DIPLOMASI INDONESIA DALAM MENJAGA STABILITAS POLITIK WILAYAH ASEAN. Jurnal Lemhannas RI, 9(4), 25-42. Retrieved from http://jurnal.lemhannas.go.id/index.php/jkl/article/view/251
Section
Articles